Pages

Cari :

Karena kita Petarung

In Sha Allah, saatnya segera tiba.... bersabarlah, sahabat... The best is yet to come. Sudah saatnya, Sudah waktunya, ini adalah titik didih, titik balik dan ujung pelangi. Kita pasti bertahan, Tegak kembali, karena luka kita bawa berlari, hingga lelah mengganti perih. Bertahanlah, saudara.... tidak ada yang terlampau hebat untuk dunia ini, tidak ada yang terlampau tinggi untuk kita gapai, ada momentum tak tergantikan namun terlanjur dilewatkan, hingga meski berpelangi: sudah tak akan sama lagi. Telah melampaui batas, telah menghamba pada kesimpang siuran, telah selesai semua tujuan, usai permainan... kita sudahi pula lagu pada pengharapan... Di meja bundar kita bicara setara, kita menyudahi semua asa, karena airmata, nyatanya. Sama saja, semua kuntumnya beracun meski warna dan tingginya berbeda.... Ada wangi saat dibutuhkan, lalu busuklah saat usai bermekaran. Tidak akan berbeda warna kalau sama umbi yang membesarkan. Jangan bicara lagi, karena matamu mampu didengar hatiku, karena kita terlatih... karena kita prajurit yang sama, dengan medan tempur yang berbeda. Mungkin memang bukan tiap fajar menyingsing, kusampaikan pesan.... tapi saat gelap menerjang, jadikan baris kataku sebagai lilin, sebagaimana aku menjadikan katamu sebagai pertanda, sebagaimana permainan lainnya: kita pasti menang pada akhirnya......

Catatan 14 Februari 2015.
Pelajaran yang mahal, berharga, meski terlalu lama mempelajarinya.

World Breaking News

Belajar Bahasa Inggris Mandiri

Artikel Komputer

 

Google+ Saya

Google+ Followers

Pilih Tulisan

KlaK-KliK

Kabar Bengkulu

Kabar Nusantara

Instagram